Apa yang dijelaskan oleh istilah anggur tentang rasa dan tekstur?
Terminologi pencicipan anggur menjelaskan aroma, cita rasa, struktur, dan tekstur, bukan kualitas dengan sendirinya. Sebuah anggur dapat memiliki keasaman yang menonjol, tanin yang tegas, atau body yang besar dan tetap terasa seimbang jika unsur-unsur sensorisnya saling mendukung. Panduan pencicipan anggur menjelaskan cara menilai unsur-unsur tersebut, sedangkan panduan memadukan anggur dan makanan menjelaskan pengaruhnya terhadap pairing makanan.
Kosakata pencicipan mencatat sensasi dan asosiasi yang dirasakan. Penyebutan ceri, cedar, batu, atau krim biasanya menggambarkan hal yang diingatkan oleh anggur kepada pencicip; bukan berarti bahan yang disebutkan ditambahkan ke dalam anggur.
Keasaman
Keasaman adalah komponen yang menghasilkan kesegaran dan dapat membuat anggur terasa hidup, masam, atau merangsang air liur. Keasaman dapat membuat kesan keseluruhan terasa lebih ringan, mempertajam cita rasa buah, dan memberi kontras terhadap makanan kaya atau berlemak.
Keasaman tidak sama dengan rasa masam atau ketidakseimbangan. Anggur dengan keasaman yang terasa jelas tetap dapat terasa harmonis ketika kemanisan, tanin, alkohol, intensitas cita rasa, dan teksturnya mendukung keasaman tersebut.
Tanin
Tanin adalah kelompok senyawa yang berkaitan dengan sensasi kering atau kesat pada gusi dan lidah. Tanin umumnya berasal dari kontak dengan kulit, biji, dan tangkai anggur, sementara kontak dengan oak juga dapat memengaruhi kesan tanin dalam anggur.
Tanin adalah sensasi struktural, bukan aroma atau cita rasa. Tanin yang tegas dapat membuat anggur terasa lebih menahan di mulut, sedangkan tanin yang lebih lembut dapat menghasilkan kesan yang lebih halus atau lentur.
Body
Body adalah bobot dan kepenuhan anggur yang dirasakan di dalam mulut. Anggur light-bodied terasa relatif lembut, sedangkan anggur full-bodied terasa lebih lebar, padat, atau berbobot.
Body tidak memberikan penilaian kualitas yang lengkap. Alkohol, gula, konsentrasi cita rasa, keasaman, dan tekstur semuanya dapat memengaruhi body yang dirasakan, dan anggur yang lebih ringan dapat sama seimbang dan ekspresifnya dengan anggur yang lebih penuh.
Keseimbangan
Keseimbangan adalah hubungan antara keasaman, tanin, kemanisan, alkohol, intensitas cita rasa, dan tekstur. Anggur yang seimbang menampilkan unsur-unsur tersebut tanpa ada satu komponen yang mengganggu kesan sensoris secara keseluruhan.
Keseimbangan bersifat kontekstual, bukan seragam. Anggur manis dan anggur dry sama-sama dapat seimbang meskipun proporsi kemanisan dan keasamannya terasa sangat berbeda.
Akhiran
Akhiran adalah cita rasa, aroma, dan tekstur yang tersisa setelah anggur ditelan atau diludahkan. Akhiran yang panjang berarti kesan tersebut bertahan, sedangkan akhiran yang pendek memudar lebih cepat.
Akhiran dapat menunjukkan penekanan yang berbeda dari rasa awal. Buah dapat berkurang, sementara tanin, keasaman, rempah, kepahitan, atau nada gurih menjadi lebih terasa.
Aroma
Aroma adalah aroma yang dirasakan dari anggur sebelum dan selama pencicipan. Deskripsi aroma seperti sitrus, ceri, herba, bunga, atau cedar mengidentifikasi asosiasi sensoris, bukan bahan yang pasti ada di dalam botol.
Aroma dapat berubah ketika anggur terpapar udara atau menghangat di dalam gelas. Kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan aroma bersifat interpretatif, sehingga pencicip yang berbeda dapat memilih perbandingan berbeda untuk sensasi yang serupa.
Cita rasa
Cita rasa adalah kesan gabungan dari rasa, aroma, dan mouthfeel selama pencicipan. Deskripsi cita rasa menyampaikan kemiripan dan tidak menjamin bahwa buah, rempah, herba, atau bahan lain yang disebutkan digunakan untuk membuat anggur.
Cita rasa dapat mencakup kesan buah, bunga, herba, tanah, gurih, rempah, atau oak. Intensitas dan ketahanan kesan tersebut dapat dibahas terpisah dari apakah pencicip menikmatinya secara pribadi.
Mineralitas
Mineralitas adalah istilah pencicipan untuk kesan yang umumnya dijelaskan dengan kata-kata seperti berbatu, asin, berasap, atau menyerupai kapur. Mineralitas adalah kosakata sensoris yang subjektif, bukan pengukuran standar kandungan mineral dalam anggur.
Karena itu, catatan yang menyebut suatu anggur mineral harus dibaca sebagai deskripsi karakter yang dirasakan. Istilah tersebut, dengan sendirinya, tidak membuktikan bahwa komponen tanah tertentu berpindah langsung ke dalam anggur sebagai cita rasa.
Tekstur
Tekstur adalah sensasi sentuhan anggur di dalam mulut. Silky, creamy, kasar, waxy, halus, dan kesat adalah contoh kata yang digunakan untuk menyampaikan tekstur.
Tekstur dapat dibentuk oleh tanin, keasaman, gula residual, kontak dengan lees, kontak dengan oak, dan keputusan pembuatan anggur lainnya. Istilah tekstur menjelaskan sensasi fisik dan tidak boleh dianggap sebagai pernyataan lengkap tentang aroma, asal, atau kualitas.
Apa yang dijelaskan oleh istilah anggur tentang cara pembuatannya?
Terminologi pembuatan anggur mengidentifikasi proses yang dapat membentuk aroma, cita rasa, tekstur, kejernihan, stabilitas, dan gaya anggur. Istilah produksi tidak menetapkan kualitas dengan sendirinya karena hasilnya juga bergantung pada anggur, keputusan produsen, dan perkembangan anggur jadi. Panduan lengkap varietas anggur menjelaskan bahan anggur yang menjadi awal proses tersebut.
Istilah pembuatan anggur harus dipahami sebagai deskripsi teknik. Fermentasi menjelaskan transformasi, maserasi menjelaskan kontak dengan padatan anggur, dan pematangan dalam oak menjelaskan pematangan yang melibatkan oak; tidak satu pun istilah tersebut menjamin rasa tertentu pada setiap botol.
Fermentasi
Fermentasi adalah proses ketika ragi mengubah gula anggur menjadi alkohol dan senyawa lain. Kondisi fermentasi dan aktivitas ragi dapat memengaruhi ekspresi buah, aroma, tekstur, dan gaya keseluruhan anggur jadi.
Fermentasi berbeda dari kemanisan. Anggur dapat mempertahankan gula anggur jika fermentasi berhenti atau dihentikan sebelum semua gula yang tersedia berubah, sedangkan fermentasi yang berlanjut dapat menghasilkan sensasi yang lebih dry.
Fermentasi malolaktik
Fermentasi malolaktik adalah perubahan asam malat yang lebih tajam menjadi asam laktat yang lebih lembut oleh bakteri. Fermentasi malolaktik dapat membuat keasaman terasa lebih bulat dan memberikan kesan aroma mentega pada sebagian anggur.
Fermentasi malolaktik berbeda dari fermentasi alkohol karena perubahan tersebut dilakukan oleh bakteri dan konsekuensi sensoris utamanya berkaitan dengan keasaman. Dampaknya dapat menonjol, halus, atau sulit dipisahkan dari karakter anggur lainnya.
Maserasi
Maserasi adalah kontak antara jus anggur atau anggur yang sedang difermentasi dengan bahan anggur padat. Maserasi dapat mengekstrak warna, tanin, aroma, dan cita rasa, terutama ketika anggur berkulit gelap tetap bersentuhan dengan kulitnya.
Kata maserasi menjelaskan kontak, bukan hasil yang pasti. Karakter yang diekstrak dari padatan anggur bergantung pada buah, sifat kontak, dan pilihan pembuatan anggur produsen secara keseluruhan.
Lees
Lees adalah ragi yang mengendap dan bahan halus lain yang tersisa setelah fermentasi. Mempertahankan kontak anggur dengan lees dapat memberikan kompleksitas gurih, tekstur yang lebih penuh, dan aroma yang berkaitan dengan roti atau ragi.
Penyebutan lees menjelaskan bahan dan kontak selama pematangan, bukan varietas anggur atau tempat asal. Hasil sensorisnya dapat berbeda bergantung pada anggur dan cara produsen mengelola lees.
Bâtonnage
Bâtonnage adalah pengadukan lees selama anggur mengalami pematangan. Bâtonnage dapat meningkatkan kesan creamy, bulat, atau bertekstur yang berkaitan dengan kontak lees.
Bâtonnage merupakan teknik ruang bawah tanah yang spesifik, tetapi kata tersebut tidak menjamin bahwa anggur jadi akan terasa creamy. Keasaman, karakter anggur, pilihan wadah, serta durasi dan cara kontak lees dapat memengaruhi hasilnya.
Penjernihan
Penjernihan adalah penggunaan bahan bantu proses untuk menghilangkan material tersuspensi atau mengubah aspek tampilan dan tekstur anggur. Penjernihan dapat membantu membuat anggur lebih jernih atau stabil sebelum pembotolan.
Pernyataan tentang penjernihan menggambarkan pilihan produksi, bukan tingkat kualitas. Pembaca yang mencari informasi tentang bahan bantu tertentu harus berkonsultasi dengan produsen karena istilah penjernihan tidak mengidentifikasi bahan yang digunakan.
Filtrasi
Filtrasi adalah proses melewatkan anggur melalui material yang dirancang untuk menghilangkan partikel atau mikroorganisme. Filtrasi dapat meningkatkan kejernihan visual dan stabilitas, meskipun produsen berbeda dalam penerapannya.
Filtered dan unfiltered adalah deskripsi produksi, bukan indikator kualitas otomatis. Anggur unfiltered dapat mempertahankan endapan yang terlihat, sedangkan filtrasi dapat diterapkan dengan tujuan dan tingkat intervensi yang berbeda.
Pematangan dalam oak
Pematangan dalam oak adalah pematangan anggur di dalam wadah oak atau bersama material oak. Pematangan dalam oak dapat memberikan kesan rempah, toast, vanila, atau cedar, dan dapat mengubah tekstur seiring perkembangan anggur.
Pernyataan tentang pematangan dalam oak tidak mengungkapkan setiap detail pengaruh oak. Karakter yang dirasakan di dalam gelas juga bergantung pada oak, wadah, penggunaan sebelumnya, kondisi kontak, dan anggur dasarnya.
Blending
Blending adalah penggabungan anggur dari varietas, lokasi, wadah, atau lot produksi yang berbeda menjadi anggur akhir. Blending dapat mendukung konsistensi, keseimbangan, kompleksitas, atau gaya produsen yang mudah dikenali.
Blend tidak secara inheren lebih rendah atau lebih unggul daripada anggur yang diidentifikasi dengan varietas atau lokasi tertentu. Istilah tersebut hanya menyatakan bahwa komponen terpisah digabungkan sebelum anggur jadi disajikan.
Apa yang dijelaskan oleh istilah anggur tentang asalnya?
Terminologi asal anggur menghubungkan anggur dengan suatu tempat, tetapi setiap istilah asal dapat membawa tingkat kekhususan hukum atau geografis yang berbeda. Appellation adalah nama asal yang diatur, sedangkan region adalah wilayah geografis yang berkaitan dengan produksi anggur. Panduan tentang appellation anggur menjelaskan sistem asal yang diatur, dan panduan memahami terroir membahas hubungan antara tempat dan karakter anggur.
Bahasa asal harus diperiksa berdasarkan sistem yang mengatur label terkait. Nama tempat dapat mengidentifikasi region luas, designation terlindungi, area kebun anggur yang diakui, atau klaim sumber dari produsen, dan penggunaan tersebut tidak dapat dipertukarkan.
Terroir
Terroir adalah pengaruh gabungan lingkungan alami kebun anggur, kondisi pertumbuhan, dan interpretasi manusia setempat terhadap anggur. Istilah ini dapat mencakup tanah, iklim, topografi, paparan, kondisi lokasi, dan pilihan yang digunakan petani untuk merespons lingkungan tersebut.
Terroir adalah konsep untuk membahas karakter yang berkaitan dengan tempat, bukan satu bahan yang dapat diukur. Karena itu, klaim tentang terroir harus dibaca sebagai uraian hubungan antara lokasi, kondisi pertumbuhan, dan praktik manusia.
Appellation
Appellation adalah nama asal yang ditetapkan secara hukum dan diatur oleh ketentuan penggunaannya. Bergantung pada sistem yang berlaku, aturan appellation dapat mencakup asal geografis, varietas yang diizinkan, praktik produksi, atau persyaratan lain.
Appellation mengidentifikasi asal yang diatur, bukan pengalaman rasa atau kualitas yang terjamin. Anggur dengan appellation yang sama dapat berbeda karena produsen, lokasi, anggur, kondisi panen, dan keputusan pembuatan anggurnya berbeda.
Region
Region adalah wilayah geografis yang berkaitan dengan produksi anggur. Sebuah region dapat mencakup appellation, subregion, kebun anggur, dan produsen, tetapi kata region dengan sendirinya tidak mengidentifikasi kategori yang diatur secara khusus.
Nama regional tetap dapat memberikan konteks berguna tentang iklim, varietas, dan gaya setempat. Pembaca sebaiknya tidak menganggap setiap penyebutan regional memiliki persyaratan hukum yang sama dengan appellation.
Protected designation of origin
Protected designation of origin adalah designation asal EU yang berkaitan dengan aturan untuk tempat dan produk tertentu. Protected designations of origin yang digunakan pada label EU terdaftar dalam basis data eAmbrosia milik European Commission.
Basis data eAmbrosia milik European Commission adalah register rujukan untuk memeriksa apakah protected designation of origin yang muncul pada label EU telah terdaftar. Pendaftaran mengonfirmasi nama yang dilindungi; spesifikasi produk yang berlaku memberikan ketentuan penggunaannya.
Protected geographical indication
Protected geographical indication adalah designation asal EU yang menghubungkan produk dengan wilayah geografis tertentu berdasarkan aturan yang berlaku. Protected geographical indications yang digunakan pada label EU terdaftar dalam basis data eAmbrosia milik European Commission.
Basis data eAmbrosia milik European Commission membantu pembaca membedakan protected geographical indication yang terdaftar dari kata-kata yang sekadar terdengar geografis. Nama yang terdaftar tetap harus dipahami melalui spesifikasi produk yang berlaku, bukan sebagai jaminan rasa tertentu.
Vintage
Vintage adalah tahun panen yang tercantum untuk anggur yang digunakan dalam suatu wine. Vintage dapat penting karena kondisi pertumbuhan dan panen berubah-ubah, sehingga memengaruhi kematangan, keasaman, konsentrasi, dan gaya yang tersedia bagi produsen.
Pernyataan vintage mengidentifikasi waktu panen, bukan waktu pembotolan atau peringkat kualitas. Arti praktisnya bergantung pada region, varietas, produsen, dan jenis anggur.
Estate bottled
Estate bottled adalah klaim label yang menyajikan anggur sebagai anggur yang dibuat dan dibotolkan oleh estate atau produsen yang disebutkan. Ketentuan yang mengatur kata-kata estate bottled bergantung pada hukum dan sistem pelabelan yang berlaku bagi anggur tersebut.
Estate bottled tidak boleh diperlakukan sebagai tingkat kualitas universal. Klaim ini berkaitan dengan tanggung jawab atau lokasi produksi berdasarkan aturan yang berlaku, bukan hasil sensoris yang terjamin.
Single vineyard
Single vineyard adalah klaim sumber yang mengidentifikasi kebun anggur bernama sebagai asal suatu anggur. Makna yang diatur dan persyaratan pendukung untuk klaim single vineyard dapat berbeda antarwilayah hukum dan sistem asal.
Klaim single vineyard dapat mengarahkan perhatian pada karakter lokasi, tetapi tidak otomatis membuktikan kualitas yang lebih tinggi. Pembaca dapat memeriksa apakah nama kebun tersebut diakui secara formal dan bagaimana produsen terkait menjelaskan sumbernya.
Cru
Cru adalah istilah yang digunakan dalam beberapa sistem regional untuk area kebun anggur yang diakui, kategori asal, atau klasifikasi kualitas. Cru hanya memiliki makna yang tepat jika dibaca dalam sistem klasifikasi regional yang mengatur penggunaannya.
Istilah cru dari satu region tidak boleh dianggap sama dengan istilah cru dari region lain. Penafsiran yang tepat berasal dari aturan dan hierarki sistem asal yang disebutkan.
Apa yang dijelaskan oleh istilah anggur tentang kemanisan dan kadar alkohol?
Kemanisan dan kadar alkohol adalah karakteristik yang terpisah. Kemanisan adalah kesan sensoris yang sebagian besar ditimbulkan oleh gula anggur yang tersisa, sedangkan kadar alkohol adalah jumlah alkohol yang dinyatakan pada label. Panduan anggur sweet versus dry memberikan konteks tambahan untuk memahami gaya kemanisan.
Aroma buah tidak boleh disamakan dengan kemanisan gula. Anggur dry dapat beraroma buah matang dengan kuat, sementara anggur manis juga dapat memiliki keasaman yang menonjol sehingga kemanisannya terasa tidak terlalu berat.
Dry
Dry adalah gaya anggur dengan sedikit atau tanpa kemanisan yang dapat dirasakan. Dry menggambarkan kemanisan sensoris dan tidak berarti anggur tidak memiliki aroma buah, intensitas cita rasa, keasaman, atau tanin.
Anggur dry dapat beraroma atau terasa seperti buah matang karena karakter buah dan kemanisan gula adalah sensasi yang berbeda. Keasaman juga dapat memengaruhi seberapa dry anggur terasa di dalam mulut.
Off-dry
Off-dry adalah gaya anggur dengan kemanisan yang terasa tetapi terkendali. Anggur off-dry umumnya memadukan gula yang tersisa dengan keasaman sehingga kemanisan tidak mendominasi keseimbangan keseluruhan.
Off-dry adalah deskripsi gaya, bukan jaminan universal atas kadar gula tertentu dalam setiap sistem pelabelan. Istilah ini paling berguna sebagai petunjuk bahwa sebagian kemanisan mungkin dapat dirasakan.
Sweet
Sweet adalah gaya anggur yang kemanisan gulanya menjadi ciri sensoris yang jelas. Kemanisan dapat diseimbangkan oleh keasaman, kepahitan, tanin, alkohol, atau cita rasa yang terkonsentrasi.
Sweet tidak berarti sederhana atau tidak segar. Anggur sweet dapat mempertahankan keasaman yang menonjol dan menampilkan aroma buah, bunga, gurih, atau matang yang kompleks.
Gula residual
Gula residual adalah gula anggur yang tersisa setelah fermentasi berhenti atau dihentikan. Gula residual berkontribusi pada kemanisan, meskipun keasaman, alkohol, aroma, kondisi penyajian, dan konsentrasi cita rasa dapat memengaruhi seberapa manis anggur terasa.
Gula residual tidak identik dengan kemanisan yang dirasakan. Anggur dengan gula analitis yang serupa dapat menghasilkan kesan sensoris berbeda ketika keasaman dan unsur struktural lainnya berbeda.
Alcohol by volume
Alcohol by volume adalah cara label menyatakan kadar alkohol sebagai proporsi dari anggur jadi. EUR-Lex menerbitkan Commission Delegated Regulation (EU) 2019/33, yang menetapkan bahwa kadar alkohol pada label memiliki toleransi 0.5% vol terhadap hasil analisis, atau 0.8% vol untuk kategori tertentu.
Toleransi yang diterbitkan melalui EUR-Lex berdasarkan Commission Delegated Regulation (EU) 2019/33 berarti kadar alkohol pada label tidak boleh dipahami sebagai klaim presisi analitis tanpa batas. Alcohol by volume juga menggambarkan kekuatan alkohol, bukan kemanisan, body, asal, atau kualitas.
Fortified wine
Fortified wine adalah anggur yang kadar alkoholnya ditingkatkan melalui penambahan spirit suling. Fortified wine dapat dry atau sweet, sehingga fortifikasi tidak dengan sendirinya menentukan gula residual atau kemanisan yang dirasakan.
Waktu dan tujuan fortifikasi dapat memengaruhi gaya. Karena itu, label yang mengidentifikasi fortified wine menjelaskan kategori produksi, tetapi tidak memberikan deskripsi pencicipan yang lengkap.
Dosage
Dosage adalah penambahan terukur yang dilakukan pada sebagian sparkling wine dengan metode tradisional setelah disgorgement. Dosage dapat memengaruhi hubungan akhir antara kemanisan dan keasaman.
Penyebutan dosage menjelaskan satu tahap produksi, bukan keseluruhan profil sensoris. Karakter anggur, keasaman, pematangan, dan keputusan produksi lainnya juga membentuk seberapa sweet atau dry sparkling wine jadi terasa.
Brut
Brut adalah designation kemanisan sparkling wine yang ditafsirkan berdasarkan aturan yang berlaku di pasar atau asal anggur tersebut. Brut umumnya menyampaikan gaya dry, tetapi pembaca sebaiknya berkonsultasi dengan konteks regulasi yang relevan ketika klasifikasi presisi diperlukan.
Brut bukan pernyataan tentang varietas anggur, kualitas produksi, atau tempat asal. Sparkling wine brut dapat sangat berbeda dalam keasaman, karakter buah, tekstur, dan kematangan.
Apa yang dijelaskan oleh istilah anggur tentang cacat dan masalah penyimpanan?
Terminologi cacat anggur dan penyimpanan membedakan gaya yang disengaja dari perubahan, kontaminasi, atau kerusakan yang tidak diinginkan. Cacat anggur umumnya merupakan kondisi yang tidak disengaja dan mengaburkan kesegaran, buah, keseimbangan, atau karakter yang diinginkan produsen. Terminologi penyimpanan penting karena panas, cahaya, kinerja penutup, dan paparan oksigen dapat mengubah anggur setelah pembotolan.
Pengenalan cacat dapat melibatkan penilaian. Sebagian aroma diterima atau sengaja dipertahankan dalam gaya tertentu, sementara aroma yang sama dapat dianggap cacat ketika mendominasi anggur lain atau menutupi karakter buah dan asalnya.
Cork taint
Cork taint adalah cacat anggur yang berkaitan dengan aroma apek, sering dibandingkan dengan kardus lembap atau ruang bawah tanah berjamur. Cork taint dapat menekan ekspresi buah dan membuat anggur terasa muted atau datar, selain beraroma tidak menyenangkan.
Cork taint tidak sama dengan potongan gabus yang tidak berbahaya dan mengambang di dalam anggur. Istilah ini menjelaskan kontaminasi sensoris, yang dampaknya dapat berkisar dari aroma apek yang jelas hingga hilangnya aroma secara lebih samar.
Oksidasi
Oksidasi adalah perubahan yang disebabkan oleh paparan anggur secara berlebihan terhadap oksigen. Oksidasi dapat menumpulkan karakter buah segar dan menghasilkan kesan apel memar, kacang, basi, atau kecokelatan ketika karakter tersebut tidak disengaja.
Oksidasi tidak selalu merupakan cacat karena beberapa gaya anggur sengaja menggunakan oksigen selama produksi atau pematangan. Istilah ini menggambarkan cacat ketika perubahan yang berkaitan dengan oksigen bertentangan dengan gaya atau kondisi botol yang diinginkan.
Reduksi
Reduksi adalah kondisi yang berkaitan dengan paparan oksigen terbatas dan senyawa aroma yang mengandung sulfur. Reduksi dapat menimbulkan aroma seperti korek api, karet, kol, atau bahan menyengat lainnya, dan sebagian aroma reduktif dapat berkurang setelah terkena udara.
Reduksi harus dibedakan dari oksidasi karena kedua istilah tersebut menggambarkan kondisi yang berbeda. Dampak pemberian udara pada anggur yang mengalami reduksi dapat beragam, sehingga kontak dengan udara bukan solusi pasti untuk setiap aroma reduktif.
Volatile acidity
Volatile acidity adalah bagian dari keasaman anggur yang dapat menghasilkan aroma seperti cuka atau pelarut ketika terasa kuat. Ekspresi yang terkendali dapat tidak mengganggu atau diterima secara gaya, sedangkan volatile acidity berlebihan dapat mendominasi aroma buah dan aroma lainnya.
Volatile acidity merupakan kondisi yang berkaitan dengan aroma sekaligus aspek keasaman. Istilah ini tidak boleh disamakan dengan keasaman struktural yang segar dan merangsang air liur, yang dicari dalam banyak gaya anggur.
Brettanomyces
Brettanomyces adalah ragi yang berkaitan dengan aroma yang dijelaskan sebagai aroma kandang, kulit, cengkih, atau obat. Banyak produsen menganggap Brettanomyces sebagai cacat ketika aromanya menutupi buah, kesegaran, atau karakter lokasi.
Respons terhadap Brettanomyces dapat berbeda karena sebagian pencicip menerima karakter gurih yang terkendali, tetapi menolak ekspresi yang dominan. Istilah ini mengidentifikasi ragi dan kemungkinan konsekuensi sensorisnya, bukan penilaian universal terhadap setiap anggur yang terdampak.
Kerusakan akibat panas
Kerusakan akibat panas adalah penurunan kondisi yang disebabkan oleh anggur yang disimpan atau diangkut dalam panas berlebihan. Kerusakan akibat panas dapat mempercepat penuaan dan menyebabkan aroma matang, kebocoran, pergeseran penutup, atau perubahan warna.
Kerusakan akibat panas tidak selalu dapat dikonfirmasi hanya dari tampilan botol. Botol yang terganggu mungkin menunjukkan tanda peringatan fisik, tetapi penilaian sensoris tetap diperlukan untuk menentukan apakah anggur terdampak.
Lightstrike
Lightstrike adalah cacat anggur yang disebabkan oleh cahaya dan berkaitan dengan aroma seperti kol matang atau wol basah. Lightstrike menjadi perhatian khusus pada anggur dalam botol kaca bening atau pucat yang terpapar cahaya kuat.
Lightstrike berbeda dari kerusakan akibat panas meskipun pajangan atau penyimpanan yang buruk dapat membuat anggur menghadapi kedua risiko tersebut. Istilah ini secara khusus berkaitan dengan perubahan kimia yang dipicu paparan cahaya.
Ullage
Ullage adalah ruang kosong antara anggur dan penutup di dalam botol. Ullage yang luar biasa besar dapat mengisyaratkan penguapan, kebocoran, kegagalan penutup, atau paparan oksigen selama penyimpanan.
Ullage adalah indikator, bukan bukti, bahwa anggur mengalami kerusakan. Format botol, usia anggur, penutup, dan riwayat penyimpanan dapat memengaruhi cara tingkat isi harus ditafsirkan.
Sulphites
Sulphites adalah istilah label umum untuk sulfur dioksida dan senyawa terkait yang berhubungan dengan pembuatan dan pengawetan anggur. Ambang pelabelan EU yang diterbitkan oleh European Commission untuk frasa contains sulphites adalah 10 mg per liter sulfur dioksida total.
Ambang EU sebesar 10 mg per liter dari European Commission berkaitan dengan apakah frasa contains sulphites harus muncul pada label; frasa tersebut tidak menyatakan jumlah pasti yang ada di dalam botol tertentu. Pernyataan sulphites harus dibaca sebagai informasi alergen yang diwajibkan, bukan uraian lengkap tentang pembuatan atau kualitas anggur.
Istilah label anggur mana yang mungkin bersifat promosi, bukan teknis?
Sejumlah istilah label anggur mengisyaratkan kelangkaan, keahlian, seleksi, atau kualitas unggul tanpa mengidentifikasi metode produksi, kategori asal, atau profil rasa yang berlaku bersama. Reserve, old vines, hand-crafted, dan boutique harus diperlakukan sebagai klaim produsen kecuali otoritas yang mengatur label terkait memberikan makna yang telah ditetapkan.
Terminologi promosi anggur tidak selalu salah atau tidak berguna. Produsen dapat menggunakan bahasa tersebut untuk menyampaikan perbedaan yang nyata dalam portofolionya, tetapi kata-kata itu sendiri mungkin tidak mengungkapkan kriteria di balik perbedaan tersebut. Pembaca dapat mencari informasi pendukung tentang asal, sumber varietas, produksi, pematangan, dan otoritas yang bertanggung jawab atas label.
Reserve
Reserve adalah istilah label yang menyiratkan seleksi, pematangan, atau status lebih tinggi dalam portofolio produsen. Reserve dengan sendirinya tidak mengidentifikasi metode produksi universal, persyaratan pematangan, atau standar kualitas.
Klaim reserve paling informatif ketika produsen atau otoritas asal yang berlaku menjelaskan ketentuan di baliknya. Tanpa konteks tersebut, reserve harus dibaca sebagai bahasa positioning, bukan deskripsi teknis yang lengkap.
Old vines
Old vines adalah istilah label yang menyajikan anggur sebagai berasal dari tanaman merambat yang telah matang. Old vines dengan sendirinya tidak menyatakan standar usia tanaman atau menjelaskan cara kematangan tanaman diverifikasi.
Klaim old vines tetap dapat memberikan konteks produsen yang berguna, terutama ketika kebun anggur dan sejarah penanamannya diidentifikasi. Frasa ini saja tidak menjamin konsentrasi, kualitas, kelangkaan, atau cita rasa tertentu.
Hand-crafted
Hand-crafted adalah istilah pemasaran yang menyiratkan perhatian manual selama produksi anggur. Hand-crafted tidak mengidentifikasi rangkaian praktik kebun atau ruang bawah tanah yang konsisten kecuali produsen menjelaskan pekerjaan apa yang dilakukan dengan tangan.
Pekerjaan manual dapat dilakukan pada banyak tahap, termasuk pengelolaan kebun, panen, penyortiran, dan penanganan di ruang bawah tanah. Karena itu, klaim hand-crafted lebih bermakna ketika menyebutkan praktik yang relevan, bukan hanya mengandalkan frasa umum.
Boutique
Boutique adalah istilah pemasaran yang menyiratkan produsen anggur yang kecil, khas, atau khusus. Boutique dengan sendirinya tidak menetapkan skala produksi, kepemilikan, tingkat kualitas, atau gaya anggur.
Klaim boutique dapat menyampaikan cara produsen ingin diposisikan, tetapi pembaca memerlukan informasi tambahan untuk menilai substansi klaim tersebut. Sejarah produsen, sumber kebun anggur, dan perincian produksi memberikan bukti yang lebih spesifik.
Premium
Premium adalah istilah pemasaran yang memosisikan anggur sebagai lebih unggul dalam portofolio produsen atau kategori pasar. Premium dengan sendirinya tidak mengidentifikasi standar produksi, ambang sensoris, atau kategori asal yang diatur.
Klaim premium dapat mencerminkan positioning harga, seleksi buah, kemasan, pilihan produksi, atau strategi merek. Label seharusnya memberikan bukti yang lebih spesifik sebelum istilah tersebut diperlakukan sebagai perbedaan teknis.
Special selection
Special selection adalah istilah pemasaran yang menyiratkan bahwa anggur, lot anggur, atau anggur jadi pilihan telah diseleksi. Special selection tidak menjelaskan kriteria seleksi kecuali produsen memberikan perincian pendukung.
Klaim tersebut dapat merujuk pada petak kebun anggur, keputusan pencicipan, wadah pematangan, atau proses internal lain. Karena frasanya umum, pembaca sebaiknya mencari pernyataan produsen yang mengidentifikasi apa yang diseleksi dan alasannya.
Cellar selection
Cellar selection adalah istilah pemasaran yang menyiratkan bahwa anggur mendapat perhatian khusus selama pematangan, pencicipan, atau blending. Cellar selection dengan sendirinya tidak mengidentifikasi praktik produksi yang konsisten.
Maknanya dapat berbeda dari satu produsen ke produsen lain karena frasa tersebut mungkin merujuk pada barrel, tangki, lot produksi, atau botol jadi yang dipilih. Informasi produksi pendukung diperlukan sebelum klaim tersebut dapat ditafsirkan secara teknis.
Limited release
Limited release adalah istilah pemasaran yang menyiratkan ketersediaan terbatas. Limited release dengan sendirinya tidak menjelaskan apakah keterbatasan itu disebabkan oleh pasokan anggur, pilihan produksi, distribusi, kemasan, atau strategi merek.
Klaim limited release dapat benar tanpa menetapkan kualitas yang lebih tinggi. Frasa tersebut menjelaskan ketersediaan secara umum dan tidak boleh disamakan dengan asal yang dilindungi, sumber varietas, atau standar produksi.
Kesimpulan
Glosarium anggur paling berguna ketika terminologi sensoris, terminologi produksi, terminologi asal, terminologi kemanisan, terminologi kadar alkohol, terminologi cacat, dan terminologi promosi dipisahkan. Keasaman, tanin, body, akhiran, aroma, dan tekstur menjelaskan cara anggur dirasakan. Fermentasi, fermentasi malolaktik, kontak lees, filtrasi, pematangan dalam oak, dan blending menjelaskan cara anggur dibuat. Appellation adalah nama asal yang diatur, sedangkan region adalah deskripsi geografis yang lebih luas; protected designations of origin dan protected geographical indications yang digunakan pada label EU terdaftar dalam basis data eAmbrosia milik European Commission. Dry menggambarkan sedikit atau tanpa kemanisan yang dapat dirasakan, sedangkan alcohol by volume menggambarkan kadar alkohol pada label. EUR-Lex menerbitkan Commission Delegated Regulation (EU) 2019/33, yang menetapkan bahwa kadar alkohol pada label memiliki toleransi 0.5% vol terhadap hasil analisis, atau 0.8% vol untuk kategori tertentu. Cork taint, oksidasi, lightstrike, dan kerusakan akibat panas menjelaskan kondisi yang tidak diinginkan dan dapat memengaruhi botol. Ambang pelabelan EU yang diterbitkan oleh European Commission untuk frasa contains sulphites adalah 10 mg per liter sulfur dioksida total. Reserve, old vines, hand-crafted, boutique, dan ungkapan serupa harus diperlakukan sebagai klaim produsen kecuali otoritas yang mengatur label terkait memberikan definisi. Mengklasifikasikan setiap istilah sebelum menafsirkannya mengurangi risiko menganggap deskripsi sensoris sebagai fakta produksi, rujukan geografis sebagai jaminan kualitas, atau bahasa promosi sebagai standar yang diatur.
Sumber utama
Setiap angka di halaman ini berasal dari lembaga yang disebutkan dalam kalimat yang memuatnya. Berikut tempat untuk memeriksa masing-masing angka: